Desa Tambang Ayam adalah desa pemekaran dari Desa Induk yaitu Desa Bandulu, pada jaman dahulu desa bandulu adalah desa yang sangat luas wilayahnya dan sangat banyak penduduknya sehingga dengan luasnya wilayah dan sangat banyaknya penduduk desa bandulu maka ada beberapa kampung/dusun yang kurang mendapatkan perhatian dari desa tersebut, ditambah lagi jarak dari kampung tersebut sangat jauh maka dengan kondisi tersebut masyarakat khususnya yang 6 kampung yaitu : Kampung Tambang Ayam,kampung Panibungan,Kampung Curug Warnasari,Kampung Eurih, Kampung Cisiram dan Kampung Cibaru mengadakan musyawarah Untuk mengusulkan pemekaran dari Desa Bandulu untuk berdiri sendiri sebagai Desa Tambang Ayam, pada tahun 2012 dibentuklah Panitian Persiapan Pemekaran 1. Ahmad Rifandi 2. Muhammad Nuridris 3. H. Ahmad 4. Maryani 5.Asma 6.Hasan 7.Jumaedi 8.Muklisin 9. Kusman Hadip dan tokoh masyarakat enam kampung . dan pada akhir tahun 2013 diadakan pemilihan Kepala Desa definitif dan terpilih Bapak Jumintra,SE sebagai Kepala Desa Tambang Ayam Yang pertama dipilih secara demokratis dengan Sekretaris Desa Sdr Ismaya,S.Pd.







Desa Tambang Ayam merupakan salah satu desa yang berada di wilayah kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Desa ini terbentuk pada tahun 2012 sebagai hasil pemekaran wilayah, yang diterbelakangi oleh keinginan enam kampung yang merasa kurang diperhatikan dalam Pembangunan oleh Desa Bandulu. Pemekaran tersebut dilakukan melalui musyawarah dan kesepakatan warga, sehingga lahirlah Desa Tambang Ayam sebagai entitas administrasi baru.

Secara geografis, Desa Tambang Ayam memiliki letak yang cukup strategis karena berada di dekat dengan wilayah pesisir, serta meiliki akses jalan yang terhubung ke berbagai titik wisata di sekitar Kecamatan Anyar. Desa ini memiliki iklim tropis dengan dua musim utama, yaitu musim hujan dan musim kemarau, yang memengaruhi pola tanam dan kegiatan Masyarakat sehari – hari.

Kepemimpinan desa ini pertama kali dijabat oleh Bapak Jumintra, SE, yang terpilih sebagai Kepala Desa Pada akhir tahun 2013. Di bawah kepemimpinan beliau, des aini mulai menunjukkan kemajuan dalam pengelolaan administrasi, Pembangunan infrastruktur dasar, serta pengembangan potensi desa. Jumlah penduduk Desa Tambang Ayam saat ini adalah 4.130 jiwa, yang terdiri dari laki – laki 2.117 jiwa dan Perempuan 2.013 jiwa.

Masyarakat Desa Tambang Ayam tersebar di beberapa dusun dengan komposisi penduduk yang cukup seimbang antara usia produktif dan non – produktif. Mata pencaharian utama Masyarakat meliputi sektor nelayan dan pelaku usaha kecil seperti warung dan pengrajin. Kegiatan sosial Masyarakat di warnai dengan semangat gotong royong yang masih kuat. Salah satu keunggulan yang dimiliki oleh Desa Tambang Ayam adalah potensi wisatanya yang beragam dan memiliki nilai edukatif maupun rekreatif. Potensi ini tidak hanya memperkaya daya tarik desa, tetapi juga membuka peluang pengembangan ekonomi Masyarakat melalui sektor pariwisata berbasis lokal.

Salah satu destinasi unggulan adalah Pantai Sambolo, yang dikenal luas sebagai tempat wisata keluarga. Pantai ini menawarkan hamparan pasir putih, ombak yang bersahabat, serta berbagai wahana permainan air yang menarik bagi pengunjung dari berbagai usia. Keindahan alam dan fasilitas pendukung menjadikan Pantai ini tujuan utama wisatawan lokal maupun luar daerah, terutama saat akhir pekan dan musim libur panjang.